Selasa, 17 Mei 2016

Passing Grade PTN 2017



Sekilas SBMPTN 2017
Pada tahun 2017 beberapa perguruan tinggi memberikan prosentase lebih untuk jalur masuk SBMPTN. Beberapa kampus menyadari bahwa saringan lewat SBMPTN kualitas SDM lebih baik daripada SNMPTN/jalur undangan
Adanya faktor subyektifitas (walaupun tidak dapat dipastikan) pada seleksi SNMPTN adalah hal yang mendorong penambahan kuota SBMTPN. Jadi bagi kamu yang sudah akan lulus tahun ini, segera persiapkan SBMPTN sekarang juga, mumpung ada penambahan kuota nih.
Daftar beberapa nilai Passing Grade SBMPTN 2016 (nilai diatas 40%)

I. INSTITUTE TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)
Jurusan IPA
  1. Teknik Informatika – ITB (65,9%)
  2. Teknik Elektro – ITB (62,5%)
  3. Teknik Kimia – ITB (61,8%)
  4. Teknik Industri – ITB (58,8%)
  5. Farmasi – ITB (57,4%)
  6. Teknik Lingkungan – ITB (54,8%)
  7. Teknik Perminyakan – ITB (55,2%)
  8. Teknik Fisika – ITB (55,1%)
  9. Matematika – ITB (54,6%)
  10. Teknik Pertambangan – ITB (54,2%)
  11. Teknik Mesin – ITB (53,4%)
  12. Teknik Penerbangan – ITB (52,9%)
  13. Arsitektur – ITB (50,3%)
  14. Teknik Planologi – ITB (50,1%)
  15. Teknik Material – ITB (49,2%)
  16. Kimia – ITB (49,1%)
  17. Teknik Sipil – ITB (48,7)
  18. Biologi – ITB (47,8%)
  19. Teknik Geologi – ITB (47,8%)

II. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – – UI (59,8%)
  2. Teknik Elektro – – UI (58,6%)
  3. Farmasi – – UI (58,4%)
  4. Teknik Kimia/TGP – – UI (57,4%)
  5. Teknik Industri – – UI (54%)
  6. Ilmu Komputer – – UI (52,8%)
  7. Teknik Mesin – UI (52%)
  8. Pendidikan Dokter Gigi – UI (51,2%)
  9. Teknik Metalurgi dan Material – UI (47,4%)
  10. Arsitektur – UI (47,2%)
Jurusan IPS
  1. Akuntansi – UI (63,9%)
  2. Ilmu Hubungan Internasional – UI (63,1%)
  3. Manajemen – UI (61%)
  4. Psikologi – UI (60,6%)
  5. Ilmu Komunikasi – UI (58,3%)
  6. Ekonomi Pembangunan – UI (56,4%)
  7. Ilmu Hukum – UI (56,2%)
  8. Sastra Inggris – UI (53,8%)
  9. Ilmu Administrasi Niaga – UI (52,9%)
  10. Sastra Perancis – UI (50,1%)
  11. Kriminologi – UI (49,6%)
  12. Ilmu Administrasi Negara – UI (49%)
  13. Ilmu Politik – UI (47,8%)
  14. Sastra Cina – UI (47,8%)
  15. Sastra Rusia – UI (46,7%)
  16. Ilmu Administrasi Fiskal – UI (46,6%)
  17. Ilmu Filsafat – UI (46,6%)
  18. Sastra Jerman – UI (46,4%)
  19. Ilmu Kesejahteraan Sosial – UI (44,9%)
  20. Arkeologi – UI (44,7%)
  21. Sosiologi – UI (44,5%)
  22. Sastra Arab – UI (43,8%)
  23. Ilmu Sejarah – UI (43,2%)
  24. Antropologi Sosial – UI (42%)

III. UNIVERSITAS GAJAH MADA (UGM)
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – UGM (59,3%)
  2. Teknik Elektro – UGM (57,4%)
  3. Ilmu Komputer – UGM (56,5%)
  4. Teknik Kimia – UGM (54,8%)
  5. Arsitektur – UGM (51,4%)
  6. Teknik Mesin – UGM (51,4%)
  7. Pendidikan Dokter Gigi – UGM (50%)
  8. Biologi – UGM (47,2%)
Jurusan IPS
  1. Akuntansi – UGM (62,1%)
  2. Psikologi – UGM (58,7%)
  3. Ilmu Hubungan Internasional – UGM (58,5%)
  4. Manajemen – UGM (57,9%)
  5. Ilmu Komunikasi – UGM (57,4%)
  6. Sastra Inggris – UGM (56,6%)
  7. Eko. dan Studi Pembangunan – UGM (55,6%)
  8. Ilmu Hukum – UGM (54,1%)
  9. Ilmu Administrasi Negara – UGM (50,5%)
  10. Ilmu Pemerintahan – UGM (50,4%)
  11. Sastra Jepang – UGM (50%)
  12. Sastra Perancis – UGM (47,1%)

IV. INSTITUT TEKNOLOGI 10 NOVEMBER SURABAYA (ITS)
Jurusan IPA
  1. Teknik Informatika – ITS (59,5%)
  2. Teknik Elektro – ITS (57,7%)
  3. Teknik kimia – ITS (56,6%)
  4. Teknik Industri – ITS (53,8%)
  5. Teknik Lingkungan – ITS (52,4%)
  6. Teknik Mesin – ITS (51,5%)
  7. Sistem Informasi – ITS (47,4%)

V. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – UNAIR (58,6%)
  2. Farmasi – UNAIR (53,8%)
  3. Pendidikan Dokter Gigi – UNAIR (49%)
Jurusan IPS
  1. Akuntansi – UNAIR (57,5%)
  2. Ilmu Komunikasi – UNAIR (57,4%)
  3. Psikologi – UNAIR (56,4%)
  4. Manajemen – UNAIR (56%)
  5. Ekonomi Pembangunan – UNAIR (51,1%)
  6. Ilmu Hukum – UNAIR (50,7%)
  7. Ilmu Administrasi Negara – UNAIR (48,5%)
  8. Sastra Inggris – UNAIR (45,8%)
  9. Ilmu Hubungan Internasional – UNAIR (47,9%)

VI. UNIVERSITAS PADJAJARAN (UNPAD)
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – UNPAD (58%)
  2. Farmasi – UNPAD (51,5%)
  3. Pendidikan Dokter Gigi – UNPAD (47,8%)
  4. Psikologi – UNPAD (47,7%)
  5. Statistika – UNPAD (47,2%)
Jurusan IPS
  1. Akuntansi – UNPAD (61,2%)
  2. Ilmu Komunikasi – UNPAD (59,4%)
  3. Ilmu Hubungan Internasional – UNPAD (58,1%)
  4. Manajemen – UNPAD (55,1%)
  5. Ekonomi Pembangunan – UNPAD (54,2%)
  6. Ilmu Administrasi Niaga – UNPAD (52,2%)
  7. Ilmu Hukum – UNPAD (51,4%)
  8. Ilmu Administrasi Negara – UNPAD (47,4%)
  9. Sastra Inggris – UNPAD (46%)
  10. Ilmu Pemerintahan – UNPAD (43%)

VII. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – UNDIP (57,5%)
  2. Teknik Elektro – UNDIP (54,1%)
  3. Teknik Industri – UNDIP (52,9%)
  4. Arsitektur – UNDIP (49,2%)
  5. Teknik Mesin – UNDIP (47,8%)
Jurusan IPS
  1. Akuntansi – UNDIP (55,2%)
  2. Ilmu Komunikasi – UNDIP (51,6%)
  3. Manajemen – UNDIP (51,5%)
  4. Ilmu Hukum – UNDIP (48,8%)
  5. Ilmu Pemerintahan – UNDIP (48,3%)
  6. Ekonomi Pembangunan – UNDIP (44%)
  7. Ilmu Administrasi Niaga – UNDIP (43%)

VIII. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – UNSRI (56,5%)
  2. Teknik Informatika – UNSRI (52,2%)
  3. Pendidikan Dokter Gigi – UNSRI (50,1%)
Jurusan IPS
  1. Akuntansi – UNSRI (53,7%)
  2. Ilmu Hukum – UNSRI (50,7%)
  3. Pend. B. Inggris – UNSRI (50,2%)

IX. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB)
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – UB (55,1%)
  2. Teknik Elektro – UB (52,9%)
  3. Arsitektur – UB (47,1%)
Jurusan IPS
  1. Akuntansi – UB (57,3%)
  2. Manajemen – UB (54,5%)
  3. Ilmu Administrasi Publik – UB (49,3%)
  4. Ilmu Hukum – UB (48,3%)
  5. Ilmu Administrasi Bisinis – UB (44,7%)
  6. Ekonomi Pembangunan – UB (43,1%)
  7. Sastra Inggris – UB (42,3%)

X. UNIVERSITAS SUMATRA UTARA (USU)
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – USU (55,1%)
  2. Farmasi – USU (53,2%)
  3. Pendidikan Dokter Gigi – USU (50,3%)
Jurusan IPS
  1. Manajemen – USU (53,1%)
  2. Ekonomi Pembangunan – USU (52,5%)
  3. Ilmu Hukum – USU (51,2%)
  4. Sastra Inggris – USU (50,6%)
  5. Akuntansi – USU (50,5%)
  6. Ilmu Administrasi Negara – USU (50,2%)

XI. UNIVERSITAS ANDALAS
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – UNAND (54,6%)
  2. Farmasi – UNAND (51,4%)
Jurusan IPS
  1. Akuntansi – UNAND (53,9%)
  2. Ilmu Hubungan Internasional – UNAND (52,2%)
  3. Manajemen – UNAND (50,4%)

XII. UNIVERSITAS HASANUDIN (UNHAS)
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – UNHAS (55,7%)
  2. Farmasi – UNHAS (53,8%)
  3. Pendidikan Dokter Gigi – UNHAS (50,6%)
Jurusan IPS
  1. Akuntansi – UNHAS (52,6%)
  2. Manajemen – UNHAS (52,4%)
  3. Ilmu Hubungan Internasional – UNHAS (51%)
  4. Sastra Inggris – UNHAS (50,6%)
  5. Ilmu Pemerintahan – UNHAS (50,2%)
  6. Ilmu Hukum – UNHAS (50%)

XIII. UNIVERSITAS UDAYANA
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – UNUD (52,5%)
Jurusan IPS
  1. Manajemen – UNUD (48,2%)
  2. Akuntansi – UNUD (45,9%)

XIV. UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
Jurusan IPA
  1. Pendidikan Dokter – UNS (57,2%)
  2. Farmasi – UNS (56,4%)
Jurusan IPS
  1. Manajemen – UNS (54,9%)
  2. Manajemen – Univ. 11 Maret Solo (53,9%)
  3. Akuntansi – Univ. 11 Maret Solo (54,9%)
  4. Desain Komunikasi Visual – Univ. 11 Maret Solo (55,7%)
  5. Ilmu Administrasi Negara – Univ. 11 Maret Solo (53,5%)

XV. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA)
Jurusan IPS
  1. Ilmu Komunikasi – UNILA (47,7%)
  2. Ekonomi Pembangunan – UNILA (46,1%)
  3. Ilmu Administrasi Niaga – UNILA (42,6%)
Jika jurusan yang anda inginkan tidak termasuk dalam daftar diatas, besar kemungkinan nilai passing gradenya dibawah 40%. Mari cermat dalam memilih, karena SBMPTN cuma sekali dalam setahun.


Terimakash telah berkunjung.

Jumat, 22 April 2016

Pengertian Momentum


Pengertian Momentum
            Sebelum kita berkenalan dengan momentum sudut, terlebih dahulu kita pahami kembali konsep momentum (momentum = momentum linear). Momentum alias momentum linear adalah momentum yang dimiliki oleh benda-benda yang bergerak pada lintasan lurus. Dalam kehidupan sehari-hari, tidak semua benda selalu bergerak sepanjang lintasan lurus. Lintasan lurus itu hanya model yang kita pakai untuk membantu kita menganalisis gerakan benda. Jadi kita menganggap setiap benda seolah-olah selalu bergerak sepanjang lintasan atau jalan yang lurus. Momentum sebuah benda merupakan hasil kali antara massa (m) benda itu dan kecepatan (v) geraknya.


            p = m v
 
 
Keterangan :
p =momentum
m= massa
v = kecepatan

Momentum merupakan besaran vektor, jadi selain mempunyai besar (nilai), momentum juga mempunyai arah. Besar momentum p = mv. Terus arah momentum adalah arah momentum sama dengan arah kecepatan.
dan satuan v = m/s, maka satuan momentum adalah kg m/s.
Dari persamaan di atas, tampak bahwa momentum (p) berbanding lurus dengan massa (m) dan kecepatan (v). Semakin besar kecepatan benda, semakin besar momentum benda tersebut. Demikian juga, semakin besar massa sebuah benda, momentum benda tersebut juga semakin besar. Perlu diingat bahwa momentum merupakan hasil kali antara massa (m) dan kecepatan (v). Jadi jika sebuah benda sedang diam (kecepatannya = 0), maka momentum benda itu = 0.
Dalam mekanika klasik, momentum (gabungan Momentum : SI satuan kg · m / s, atau, ekuivalen, N ° S) adalah produk dari massa dan kecepatan suatu benda ({p} = m {v} ). 
     

Seperti kecepatan, momentum adalah kuantitas vektor, memiliki arah serta besaran. Momentum adalah kuantitas kekal (hukum kekekalan momentum linier), yang berarti bahwa jika suatu sistem tertutup tidak terpengaruh oleh kekuatan-kekuatan eksternal, momentum total tidak bisa berubah. Momentum kadang-kadang disebut sebagai momentum linier untuk membedakannya dari subjek terkait momentum sudut. 

Materi yang akan dibahas yaitu:
1.      Pengertian Momentum Sudut
2.      Hukum Kekekalan Momentum Sudut
3.      Momentum Sudut System Partikel